Jumat, 21 Oktober 2011

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan

Oleh: DR. Amir Faishol Fath


Kirim Print
dakwatuna.com – Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.
Pertama, Tidak Punya Visi
Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.


Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”

Kedua, Kasar

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.

Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.

Ketiga, Sombong

Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.

Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

Keempat, Tertutup

Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.

Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.

Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.

Ketujuh, Cengeng

Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.

Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Kedelapan, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.

Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kesembilan, Pemalas

Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.

Kesepuluh, Cuek Pada Anak

Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.

Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.

Kesebelas, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

Keduabelas, Jarang Komunikasi

Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.

Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.

Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam


Sumber : http://www.dakwatuna.com/2008/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai-perempuan/



Share

92 komentar:

News Today mengatakan...

http://newstodayayu.blogspot.com/2011/11/drain-apples-acknowledge-ios5-batterrey.html

Niyati Bos mengatakan...

Inilah kebanyakan suami/lelaki di Indonesia(saya pernah pny pengalaman bersuamikan lk2 Indonesia). Sifat yg 13 diatas komplet ada padanya.Sekarang saya punya seorg suami asal Belanda, dia tdk begitu. Dia sgt sayang,melindungi,jujur(sifat yg 13 diatas)tdk terdpt di diri suami saya,amiin, semua ini rezeki dari Allah utkku.

Sugi Masih Ada mengatakan...

komplet deh penyakit hati...

bayuson mengatakan...

Seorang istri yang terlalu menekan dan menuntut bahkan memaksakan kehendaknya akan membuat suami berontak melakukan di luar nalar contohnya korupsi.maka di butuhkan pengertian dari istri yang solehah. semoga dapat bekerja sama sehingga tercapai keluarga yang di dambakan.

MOI_PUNYA mengatakan...

Sebagi wanita saya mengamini semua kriteria yang disampaikan diatas, memang semua itu sangat tidak disukai.
Tapi kita juga menyadari tidak ada manusia yang sempurna yang ada adalah belajar atau berusaha menyempurnakan dan memperbaiki diri.

Semoga saya diberi kesempatan untuk bertemu dan menyatu dengan tambatan hati yang sama-sama mau memperbaiki diri.. Aamiin

Izin untuk disave artikel ini.

msumitre mengatakan...

manusia tidak sempurna,,,
tapi ini bisa jadi gambaran,,,

www.layanan-publik.com
www.layanan-publik.hostzi.com

iik mengatakan...

sip dah.....

aburoyyan mengatakan...

berusaha mengurangi dr 13 sifat buruk, hari ini lebih baik dr hari kemarin.

Taufique Hidadjat mengatakan...

Bah,,,perempuan banyak kali nuntut nya....! macam kalian mau di tuntut hal yang sama,, cape deehhh

sabie band mengatakan...

sama aja skarang mah,mo laki perempuan sama aja ,,malah bnyak kok laki2 yg ngk pnya ke 13 sifat '' diatas NAMUN permpuan/istri nya nyeleweng slingkuh TERANG-TERANGAN..bhkn ngk jauh beda kelakuan nya ky permpuan murahan...smua klakuan itu sbab akibat dari pada kbnyakan nonton SINETRON indonesia yg ngk bermutu..
UANG MENGATUR SGALA NYA BRUR.....ada uang neng sayang ngk ada uang neng tendang...haahahaha....

abu Fatih al-Atsari mengatakan...

Nabi SAW bersabda..kebanyakan penghuni neraka adalah wanita...wanita yg serakah terhadap harta, ga pandai bersyukur thdp penghasilan suami

rocky kurnia mengatakan...

Insya Allah ak berusaha sebaik mungkin,,,amin

pencenk.estry mengatakan...

good news... bisa dicontoh...mampir disini...http://pencenk-estry.blogspot.com/

Rembulan Dilangit Hati mengatakan...

semoga kita semua baik perempuan juga laki2 dapat menjadi pribadi yang lebih baik... aamiin...

agen of chance mengatakan...

maen dong ke http://achmadrifaiyah.blogspot.com/

Arief SMA BDM mengatakan...

Mengapa menikah itu dikatakan melengkapi ibadah,, karna dgn berkeluarga kita menyadari arti dari orang tua " Ridho nya ALLAH adalah Ridho nya kedua orang tua."

dewi mengatakan...

that good

Kurnia Cahya Ningrum ^^ mengatakan...

kereen kereeen ..

Muhammad Aqila mengatakan...

Alhamdulillah , ke 13 sifat tersebut tidak ada pada alm papa saya,makanya mama saya sangat sayang dan mencintainya,tapi subhanallah Allah lebih sayang dan lebih mencintainya .

SOELIST mengatakan...

.....Buat instropeksi bagi para suami...khususnya diri saya....

salida68 mengatakan...

13 Yang tidak senangi istri....hai suami-suami hindarai kalau mau meraih keluarga sakinah mawaddah WA rahmah, supaya tambah mantap seharusnya munculkan juga hal-hal Yang tidak disukai suami...

copes mengatakan...

SEMOGA PARA SUAMI YG SUDAH MEMBACA ARTIKEL INI DI BERI HIDAYAH ALLOH SWT. amin...

edi ahsani mengatakan...

tambahan lagi,

tidak punya bisnis milik sendiri

pengen yang gratisan mulu

dimaskanahau mengatakan...

sangat bermanfaat,. ada yg bisa menjelaskan makna dari HR Bukhary 5/270,.. “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)”.

ir4tu24 mengatakan...

diulas juga dong sifat istri yg tidak disukai oleh para suami, biar sama2 memperbaiki diri dan terwujud keluarga SAMARA

mas jono mengatakan...

Astaghfirullah...(introspeksi...)

Fahmi Faizal Nugraha_PPS_UNY_09709251018 mengatakan...

wew mantap dah makasih masukanya...tp ni juga pasti berlaku juga untuk kaum hawa,,,,he he he

Gendhis mengatakan...

Semoga Bisa Menjadi panutan untuk Kita semua Baik Suami ataupun Istri.

Salam Ukhuwah

avika bordir mengatakan...

Semoga para suami sadar akan keburukannya. dan berusaha untuk merubahnya.

ricky mengatakan...

saya belum menikah. benar juga yah..

Unknown mengatakan...

sya selalu mengöntak istri tapi malah dari gaya bicara dya yg bosan dan saya yg merasa tdk dibutuhkan

Vicho Zee Nacawaycawaykow mengatakan...

Sebagai muslim yang baik memeang sepantasnya saling berbagi . . Baik harta maupun ilmu agama . . tentunya agama islam ..

Kholil Al Qusyairi mengatakan...

wah harus pandai-pandai membenah diri setelah saya mengetahui hal yang dibenci istri, mumpung sekarang masih belum beristri....... harus jauhi....jauhi.....jauhi........

Chicolay mengatakan...

Siap amalkan...

Tri mengatakan...

Perlu di ketahui jg gan wanita sekarang beda d jaman rasul..sekarang lebih menentang...Tidak sholehah..di ajak sholat aja susah... mungkin yg gan maksud.wanita sholehah yg harus d kasihi.

helmz91 mengatakan...

betul gan...

Nurul Agus Effendi mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Nurul Agus Effendi mengatakan...

semoga kita mendapatkan hikmahnya..dari semua ini

Kїи@N mengatakan...

insyllah sm2 berbuat baik demi kebaikan... thanks admin... :-)

bagi bagio mengatakan...

Hmm... ini bisa jadi pegangan prinsip laki2 neh!!
Insya Alloh... Ayas pribadi bisa jadi Lelaki yang baik... bukan yang seperti itu.. Na'udzubillah!!!
MAKASI BANGET yach!!

Icki Putrane Abah mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Icki Putrane Abah mengatakan...

semua adalah sifat buruk yang harus berusaha untuk di hindari demi mewujudkan keharmonisan agama dan sosial,
sebenarnya jika diraba-raba lagi sifat itu juga dimiliki oleh kaum hawa ( per-empuk-an ) juga dech, tapi kenapa title-nya menyudutkan laki-laki ya !

combro dan misro mengatakan...

perempuan jg harus koreksi diri, sifat itu timbul krn sifat perempuan jg yg tdk paham karakter suami.

Catatan si Beruang mengatakan...

Terkadang juga kekurangan suami harus berbanding dengan kekurangan istri...istri juga tidak harus banyak menuntut..boros...suka menang sendiri EGois..karena setiap manusia mempunyai kekurangan masing2..jadi hendaknya...suami - istri harus saling menutupi kekurangan pasangannya..apabila ada yang jadi API ada yang harus jadi AIR...Maka dari itulah Allah SWT Menciptakan kita berpasang-pasangan...

angkt.82/83 mengatakan...

sya mengamini ...koment moi_punya ....

Volare Amanda mengatakan...

itu mah sifat2 yg dibenci semua orang kali.. gak cuma laki-laki aja..

Irsyada Fadli mengatakan...

hahaha..yang swot..sante aja gan..Tuh kan judul emg tuk kita yg laki2..ntar kan ada sendiri judulnya 13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki2...^_^ Bener bgt gan TS?
Nah, lagian emg co ups laki2 emg mesti baca postingan di atas..bukan malah bacaan atau buku2 mengenai wanita sholehah...:capedeh...

Reikon mengatakan...

subhanalloh. Jdi bnyk blajar nih, walopun masih terlampau muda, bisa bwt prsiapan juga kedepan ny besok. :)

Yusup Laskar mengatakan...

mudah2n 1 pun tdk ada dlm diri sy sifat2 tersebut

J4Y4 mengatakan...

astagfirullah..ada beberapa komentar diatas yg masih menunjukkan ego kelaki-lakiannya..kalo wanitanya melakukan kesalahan, berarti kita lah, laki2 yg salah..karena kita tidak benar memberikan contoh dan mendidiknya..bukankah laki2 adalah imam?..jadikan sebagai bahan tafakur..jawab dgn hati nurani kalian,kawan2..kita adalah imam..

Tri marga saputra mengatakan...

subhanalloh.. allah maha adil..

Newestjobindo Lowongan Kerja Terbaru mengatakan...

thx....nice post

xuelian mengatakan...

harusnya ditambahin satu lagi no.14, yaitu TIDAK MAU MEMPERBAIKI DIRI.... baru deh lengkap!

xuelian mengatakan...

eits satu lagi alesan gombal buat korupsi. kalau laki2nya punya iman, ketaqwaan yg kuat dan jiwa yg berkualitas bagus, godaan apapun ngga bakal bikin dia korupsi,termasuk walau dituntut istrinya sekalipun.

xuelian mengatakan...

yg gak pernah nonton sinetron mau disalahin juga??

xuelian mengatakan...

banyak juga kok artikel model gini yg "menyudutkan" perempuan...supaya adil,sama2 introspeksi aja.

paijo mengatakan...

lebayyyyy,,,,,semua manusia ada kelebihan dan kekurangan masing2....

Abg Din mengatakan...

Alhamdulillah, thanx info2nya..

InsyaAllah semoga manfaat utk saya dan kita wahai Lelaki/suami

Amin ya rabbal alamin..

Madha Tilla mengatakan...

@sabie band :
istri selingkuh???
Itu termasuk tanggung jawab suami...
Knp kq bs istri selingkuh..brti d dlm rumah tanggax ada apa2x...mgkin ada k 13 sikap d atas yg dmiliki suami,tp krn ego suami yg g mau berbenah diri jd bikin istri selingkuh...
Dlm rumah tangga,if ada mslh yg nyebabin selingkuh brti ke2 blh pihak kudu introspeksi diri,dua2x salah...
Pengaruh luar emg bs,tp klo kondisi dlm rumah tangga baek2 aja n ttp komit brpegang pd sunnah rosul n smata2 mnggapai ridho Allah,insyaallah pengaruh luar akan kcl mmpengaruhi.
@xuelin : setuujuuuuuu.....g smua wanita sng sinetron...iyakn.. :) byk tayangan n kegiatan yg lbh mendidik d banding liat sinetron...

Madha Tilla mengatakan...

setujuuuu ma xuelian..klo suami menuruti kemauan istri dg jalan sampe selingkuh,brati suami ga punya visi,g pendirian...
bukankah visix adl imtak...menggapai ridho Allah...so..klo smpe milih jalan yg g bnr brti dh melenceng dari visi...melenceng dari visi brti dah g pendirian...

Madha Tilla mengatakan...

eh slh tulis...smpe korupsi mksudx...

djulio mengatakan...

Yoi........siip....

Richo Widiantoro mengatakan...

Subhanallah Blognya bagus...!!

Agan Spartasuta mengatakan...

Mudah mudahan nanti saya menjadi Pribadi yg di sukain Istri saya,,, Amin

Sakura mengatakan...

Kebetulan saya juga melihat 2 contoh sama 1 Indonesia dan 1 orang asing ... sepertinya masalah kultur juga sangat mempengaruhi...bukan berarti yg Indonesia jelek...tp kebetulan juga pengalaman mbak sama dg yg saya liat...

An Nahal mengatakan...

subhanalloh..
semoga kita terhindar dari sifat buruk itu
aamiin
Super-Bee

Darwin mengatakan...

Tuntutan istri yg terlalu banyak,dalam artian matre kadang membuat suami ambil sikap korupsi tapi bagi saya istri yg seprti ini langsung di talak 3 saja bro....

alyas mengatakan...

astaghfirullah,benar gan,inilah yg selalu terlupakan bahwa laki2 adalah contoh dan imam bg keluarga,kenapa harus ego...?,kenapa gk memberi contoh yg baik agar keluarga menjadi suatu taman yg indah, damai,tentram dan penuh ketenangan,tempat kita berteduh melepas leleh setelah capek seharian bekerja.thank's gan(imam yg baik adalah contoh bagi makmumnya )

Blaze Communication mengatakan...

setujuuuuuuuhhhhhhhhhh....emang bener gan....sebagai seorang kepala keluarga...kapten kapal.....Imam keluarga......laki2lah yang menentukan dan memberi contoh kepada para makmumnya(anak dan istri)....bagaimanapun,wanita ga bisa di kasari....harus dilindungi,disayang,dan dididik untuk slalu dekat dengan Allah.kalau laki2nya sbg Imam adl laki2 yg egois,kasar,pemarah,dll, mau dibawa kemana rumah tangga.maka banyak wanita yang berinisiatif untuk berpisah dan mengambil "kapal" sendiri untuk berlayar.Allah akan menuntut pertanggungjawaban si suami untuk segala tindakan yg di ambil oleh si istri.

Batikantik mengatakan...

Baginda nabi Muhammad SAW adalah suri tauladan qta umat muslim,,,dia lah sebaik baik contoh bagi umatnya,

belajar baik kaliii mengatakan...

kita di beri akal dan pengetahuan dari yang kuasa gunakanlah semua itu untuk mendapatkan hal yang terbaik untuk dunia dan akherat kita kalo dari awal kita bisa mengatur itu semua tidak akan terjadi baik dari laki laki maupun perempuan tapi terkadang kita saja yang mengedepankan hawa nafsu kita walaupun tanda tanda itu telah ada pada lawan pasangan kita

looperid mengatakan...

Tambahan 4 Sifat Laki laki yang tidak disukai wanita: 1.
Sok Alim kawin sana sini, 2. Perempuan jadi
mesin produksi setelah overhoull kawin lagi,
3. kurang ganteng tidak punya uang, 4.
males kerja dan males cari duit

lulu mengatakan...

aamin...

lulu mengatakan...

semoga suami saya bisa berubah menjadi lebih baik dari kemarin,,... dan diberi hidayah menjadi suami soleh yang mau belajar islam lebih dekat...

mas jono mengatakan...

Astaghfirullahaladzim....

barata mengatakan...

Kalo istri sampe nuntut yg macam2 itu juga termasuk salah satu dari 13 ciri istri yg d benci ma suami, makanya suami kudu tegas untuk urusan yg satu ini, dan kudu bisa nuntun istri untuk bisa saling pengertian.

barata mengatakan...

Pasti..... Kalo ada istri n suami yg kayak gtu berarti suami ma istrinya ga pernah baca n mengkaji AlQuran

Ilham Maulana mengatakan...

http://ilhammaulana27.blogspot.com/2012/05/kucing-galau.html

originalparfum mengatakan...

jaman sekarang kebanyakan ke egoan kaum adam jg karna kaum hawa sendiri, perhatikan jg gan, jngn hanya kaum adam yg slalu di salahkan

Muhammad Rifqi mengatakan...

Menurut saya, harus imbang antara suami dan istri untuk ketiga belas sifat itu. Seorang suami juga tidak suka kalau istrinya mempunyai sifat2 di atas. Kalau Anda tidak suka suami kasar maka hargailah dia. Suami dan istri sama2 tidak sempurna, maka yg perlu adalah saling melengkapi untuk menutupi (meminimalkan) kekurangan masing2. Karena tujuan berkeluarga itu adalah menyelaraskan sifat suami dan istri yg memang berbeda. Adalah musykil untuk mengharapkan suami dan istri untuk menyamakan sifat2nya karena kodratnya memang berbeda. Terimalah segala kekurangan pada istri/suami Anda dengan ikhlas jangan hanya menerima kelebihannya saja dan biasanya menerima kekurangan itu sangat sulit. Kita kadang2 juga tidak bisa melihat kekurangan diri kita sendiri. Seringkali kita menuntut istri/suami supaya sesuai dengan keinginan kita. Semoga Anda semua bisa membangun sebuah keluarga yg sakinah yg tdk hanya berorientasi sebatas duniawi saja akan tetapi juga ukhrowi (yg lebih penting). Salam

DEDE FAJAR mengatakan...

ingin berubah jd laki2 yg pantas utk wanita yg sempurna,, tp sangat sulit klo g ada support dari orang spesial spti keluarga dan teman,,
mereka hanya bisa menjudge tanpa saling memberi dukungan pada kita tuk lbh baik

tiyo deep mengatakan...

terbukti bukan?,bahwa cowok itu emang g mau kalah....

tiyo deep mengatakan...

yang pasti menurut ane,2 2nya ke blinger,g tau tujuan menikah.hanya mau kimpoy nya aja

tiyo deep mengatakan...

itulah bro..tugas para suami untuk bersabar ngajarin istri.karena kan perempuan di ciptakan dari tulang rusuk lelaki.yg pada dasarnya sudah bengkok dan emang g bisa di luruskan......

Raden Wijaya mengatakan...

Allohuakbar, keren banget blognya dan sangat informatif.

TITA souvenir mengatakan...

sama2 msh hrus belajar makanya istri dan suami harus lbh mendekatkan diri pd Alloh dan mencontoh keluarga rosul.

Alhamdulillah 62 mengatakan...

mudah2an disadari oleh mereka

lupus meong mengatakan...

InsyaAllah jika di beri kesempatan saya akan menjadi suami yang tidak mempunyai sifat2 tersebut di atas.

Ridho Anwar mengatakan...

Assalamu'alaikum
Wah, terimakasih tulisan Anda mencerahkan Saya. Ya, sifat-sifat tersebut kadang tak sadar telah menjangkiti diri Saya. Namun, saat ingat, Saya menyesal. iman ini naik turun. Dan yang namanya Setan pasti akan terus menggoda manusia hingga akhir hayat. Apalagi dengan nafsu kita yang ditungganginya. Semakin kuatlah si Setan.
Sekali terima kasih telah mengingatkan dengan postingan2 antum. Saya harap tak hanya jadi memori sementara di pikiran dan hati saya. Sebagai nasihat kepada saya untuk menjadi suami yang baik kelak. Aamiin...

bisnis2009 mengatakan...

gak semua kayak gitu mbak. jangan digeneralisasikan.

inez martian mengatakan...

Kalau poin kedua dilakukan oleh seorang pria kepada wanita yang belum terikat pernikahan, apa yang harus dilakukan?

Pahmi Ritonga mengatakan...

Artikel yang sangat bagus,, alangkah lenih bijak kalo adminnya juga membahas tentang hal yang tidak disukai pria dari wanita,biar kedua belah pihak bisa saling instropeksi diri masing" dan tidak merasa paling benar dalam satu opini saja ketika sang perempuan membaca atikrl ini,, intinya semua yang dipaparkan sangat mendidik,, sukses trus,, salam blogger!!

Kalo bereknan silahkan mampir ke blog saya hehehe

http://pahmistory.blogspot.com/

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►

Recent Post

Kisah Sedekah Yang Salah Alamat


Suatu ketika, Rasulullah Saw., seperti yang kerap beliau lakukan, berbincang-bincang dengan para sahabat di serambi Masjid Nabawi, Madinah. Selepas berbagi sapa dengan mereka, beliau berkata kepada mereka,

“Suatu saat ada seorang pria berkata kepada dirinya sendiri, ‘Malam ini aku akan bersedekah!’ Dan benar, malam itu juga dia memberikan sedekah kepada seorang perempuan yang tak dikenalnya. Ternyata, perempuan itu seorang pezina. Sehingga, kejadian itu menjadi perbincangan khalayak ramai.

“Akhirnya, kabar tersebut sampai juga kepada pria itu. Mendengar kabar yang demikian, pria itu bergumam, ‘Ya Allah! Segala puji hanya bagi-Mu.Ternyata, sedekahku jatuh ke tangan seorang pezina. Karena itu, aku akan bersedekah lagi!’

“Maka, pria itu kemudian mencari seseorang yang menurutnya layak menerima sedekah. Ternyata, penerima sedekah itu, tanpa diketahuinya, adalah orang kaya. Sehingga, kejadian itu lagi-lagi menjadi perbincangan khalayak ramai, lalu sampai juga kepada pria yang bersedekah itu.

“Mendengar kabar yang demikian, pria itu pun bergumam,’Ya Allah! Segala puji hanya bagi-Mu. Ternyata, sedekahku itu jatuh ke tangan orang kaya. Karena itu, aku akan bersedekah lagi!’

Maka, dia kemudian, dengan cermat, mencari seseorang yang menurutnya layak menerima sedekah. Ternyata, penerima sedekah yang ketiga, tanpa diketahuinya, adalah seorang pencuri. Tak lama berselang, kejadian itu menjadi perbincangan khalayak ramai, dan kabar itu sampai kepada pria yang bersedekah itu.

Mendengar kabar demikian, pria itu pun mengeluh, ‘Ya Allah! Segala puji ha¬nya bagi-Mu! Ya Allah, sedekahku ternyata jatuh ke tangan orang-orang yang tak kuduga: pezina, orang kaya, dan pencuri!’

Pria itu kemudian didatangi (malaikat utusan Allah) yang berkata, “Sedekahmu telah diterima Allah. Bisa jadi pezina itu akan berhenti berzina karena menerima sedekah itu. Bisa jadi pula orang kaya itu mendapat pelajaran karena sedekah itu, lalu dia menyedekahkan sebagian rezeki yang dikaruniakan Allah kepadanya. Dan, bisa jadi pencuri itu berhenti mencuri selepas menerima sedekah itu.”

(Diceritakan kembali dari sebuah hadis yang dituturkan oleh Muslim dan Abu Hurairah dalam Teladan indah Rasullulah dalam ibadah, Ahmad Rofi ‘Usmani)

Bersedekahlah Setiap Hari



“Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat.

Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”,

sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)”

(HR Bukhary 5/270)

Lihat catatan keuangan anda/keuangan perusahaan anda diakhir tahun ini!
Apakah pengeluaran lebih besar dari pemasukan? Jika Ya, berarti anda termasuk orang yang pailit.
Apakah pengeluaran dan pemasukan seimbang? Jika Ya, berarti anda termasuk orang yang rugi.
Apakah pemasukan lebih besar dari pengeluaran? Jika Ya, berarti anda termasuk orang yang beruntung.
Hari ini mesti lebih baik dari ari kemarin dan hari esok meski lebih baik dari hari ini.

Perbanyak infaq anda jika anda mengalami kerugian, jangan berhenti berinfaq ketika anda meraih keuntungan yang banyak. Justeru semakin banyak untung, akan semakin keranjingan berinfaq.

Ayo salurkan sebagian rezeki anda kepada orang-orang yang ada di sekitar anda, atau juga bisa melalui program yang kami tawarkan berikut ini :

1. Zakat
2. Infaq/shadaqah
3. Wakaf
4. Anak Yatim

Salurkan sebagian rezeki anda melalui salah satu nomor rekening berikut :
--> Bank Muamalat (Share) No Rek. 923 51458 47
--> Bank BNI Syariah No Rek. 0183033322 KC. Syariah Tanjung Karang,
--> Bank Syariah Mandiri No Rek. 0427083747 Cabang Bandar Lampung
--> Bank Mandiri No Rek. 114-00-0594415-5 KC. Kotabumi
--> Bank BRI No Rek. 0155-01-027512-50-8 KC. Kotabumi.
--> Bank BCA No Rek. 8110330589 KCP Kotabumi
Semua atas nama Wagimin.

Mohon konfirmasinya seberapapun harta yang anda infaqkan

Bila sudah ditransfer mohon konfirmasi via SMS ke nomor HP 0857 6999 7731 caranya :


1. Zakat
Ketik : ZAKAT_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : ZAKAT 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 200 .000,-

2. Infaq/shadaqah
Ketik : INFAQ_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : INFAQ 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 50.000,-

3. Waqaf
Ketik : WAQAF_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : INFAQ 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 5.000.000,-

4. Anak Yatim
Ketik : YATIM_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : YATIM 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 300.000,-


Terimakasih atas partisipasinya kepada rekan-rekan yang telah berbagi terutama buat mereka yang belum melakukan konfirmasinya, semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik dan menjadi amalan yang akan memperberat amal kebaikan di yaumil akhir.

Agenda Harian

Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan

1. Agenda pada sepertiga malam akhir

a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,

b. Menunaikan shalat witir

c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh

Rasulullah saw bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)


2. Agenda Setelah Terbit Fajar

a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh

” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)

b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)

وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ

“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.

c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.

Rasulullah saw bersabda:

وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)

d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)

e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi

Dalam hadits nabi disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ

” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.

3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)

4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)

Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)

d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari

Allah berfirman :

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)

Rasulullah saw bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله

“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .

5. Agenda saat shalat Zhuhur

a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki

b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).

6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar

a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid

b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ

“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)

c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ

“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.

Agenda prioritas:

Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.

7. Agenda sebelum Maghrib

a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran

b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media

c. Menyibukkan diri dengan doa

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah”

8. Agenda setelah terbenam matahari

a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib

b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)

c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat

d. Membaca dzikir sore

e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)

9. Agenda pada waktu shalat Isya

a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid

b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat

c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim

d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid

e. Dakwah melalui media atau lainnya

f. Melakukan mudzakarah

g. Menghafal Al-Quran

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.


Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Jazaakillah

Sedikit revisi dari : http://www.al-ikhwan.net/agenda-harian-ramadhan-menuju-bahagia-di-bulan-ramadhan-2989/


Sedekah yang Utama

Shadaqah adalah baik seluruhnya, namun antara satu dengan yang lain berbeda keutamaan dan nilainya, tergantung kondisi orang yang bersedekah dan kepentingan proyek atau sasaran shadaqah tersebut. Di antara shadaqah yang utama menurut Islam adalah sebagai berikut:

1. Shadaqah Sirriyah

Yaitu shadaqah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Shadaqah ini sangat utama karena lebih medekati ikhlas dan selamat dari sifat pamer. Allah subhanahu wata’ala telah berfirman,
“Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 2:271)

Yang perlu kita perhatikan di dalam ayat di atas adalah, bahwa yang utama untuk disembunyikan terbatas pada shadaqah kepada fakir miskin secara khusus. Hal ini dikarenakan ada banyak jenis shadaqah yang mau tidak mau harus tampak, seperti membangun sekolah, jembatan, membuat sumur, membekali pasukan jihad dan lain sebagainya.

Di antara hikmah menyembunyikan shadaqah kepada fakir miskin adalah untuk menutup aib saudara yang miskin tersebut. Sehingga tidak tampak di kalangan manusia serta tidak diketahui kekurangan dirinya. Tidak diketahui bahwa tangannya berada di bawah, bahwa dia orang papa yang tak punya sesuatu apa pun.Ini merupakan nilai tambah tersendiri dalam ihsan terhadap orang fakir.

Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alihi wasallam memuji shadaqah sirriyah ini, memuji pelakunya dan memberitahukan bahwa dia termasuk dalam tujuh golongan yang dinaungi Allah nanti pada hari Kiamat. (Thariqul Hijratain)

2. Shadaqah Dalam Kondisi Sehat

Bersedekah dalam kondisi sehat dan kuat lebih utama daripada berwasiat ketika sudah menjelang ajal, atau ketika sudah sakit parah dan tipis harapan kesembuhannya. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Shadaqah yang paling utama adalah engkau bershadaqah ketika dalam keadaan sehat dan bugar, ketika engkau menginginkan kekayaan melimpah dan takut fakir. Maka jangan kau tunda sehingga ketika ruh sampai tenggorokan baru kau katakan, "Untuk fulan sekian, untuk fulan sekian." (HR.al-Bukhari dan Muslim)

3. Shadaqah Setelah Kebutuhan Wajib Terpenuhi

Allah subhanahu wata’ala telah berfirman,
“Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah, "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.” (QS. 2:219)

Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Tidak ada shadaqah kecuali setelah kebutuhan (wajib) terpenuhi." Dan dalam riwayat yang lain, "Sebaik-baik shadaqah adalah jika kebutuhan yang wajib terpenuhi." (Kedua riwayat ada dalam al-Bukhari)

4. Shadaqah dengan Kemampuan Maksimal

Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alihi wasallam,
"Shadaqah yang paling utama adalah (infak) maksimal orang yang tak punya. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu." (HR. Abu Dawud)

Beliau juga bersabda,
"Satu dirham telah mengalahkan seratus ribu dirham." Para sahabat bertanya," Bagaimana itu (wahai Rasululullah)? Beliau menjawab, "Ada seseorang yang hanya mempunyai dua dirham lalu dia bersedakah dengan salah satu dari dua dirham itu. Dan ada seseorang yang mendatangi hartanya yang sangat melimpah ruah, lalu mengambil seratus ribu dirham dan bersedekah dengannya." (HR. an-Nasai, Shahihul Jami')

Al-Imam al-Baghawi rahimahullah berkata, "Hendaknya seseorang memilih untuk bersedekah dengan kelebihan hartanya, dan menyisakan untuk dirinya kecukupan karena khawatir terhadap fitnah fakir. Sebab boleh jadi dia akan menyesal atas apa yang dia lakukan (dengan infak seluruh atau melebihi separuh harta) sehingga merusak pahala. Shadaqah dan kecukupan hendaknya selalu eksis dalam diri manusia. Rasululllah shallallahu ‘alihi wasallam tidak mengingkari Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuyang keluar dengan seluruh hartanya, karena Nabi tahu persis kuatnya keyakinan Abu Bakar dan kebenaran tawakkalnya, sehingga beliau tidak khawatir fitnah itu menimpanya sebagaimana Nabi khawatir terhadap selain Abu Bakar. Bersedekah dalam kondisi keluarga sangat butuh dan kekurangan, atau dalam keadaan menanggung banyak hutang bukanlah sesuatu yang dikehendaki dari sedekah itu. Karena membayar hutang dan memberi nafkah keluarga atau diri sendiri yang memang butuh adalah lebih utama. Kecuali jika memang dirinya sanggup untuk bersabar dan membiarkan dirinya mengalah meski sebenarnya membutuhkan sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dan juga itsar (mendahulukan orang lain) yang dilakukan kaum Anshar terhadap kaum Muhajirin.” (Syarhus Sunnah)

5. Menafkahi Anak Istri

Berkenaan dengan ini Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Seseorang apabila menafkahi keluarganya dengan mengharapkan pahalanya maka dia mendapatkan pahala sedekah." ( HR. al-Bukhari dan Muslim)

Beliau juga bersabda,
"Ada empat dinar; Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau berikan untuk memerdekakan budak, satu dinar engkau infakkan fi sabilillah, satu dinar engkau belanjakan untuk keluargamu. Dinar yang paling utama adalah yang engkau nafkahkan untuk keluargamu." (HR. Muslim).



6. Bersedekah Kepada Kerabat

Diriwayatkan bahwa Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu memiliki kebun kurma yang sangat indah dan sangat dia cintai, namanya Bairuha'. Ketika turun ayat,
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai." (QS. 3:92)

Maka Abu Thalhah mendatangi Rasulullah dan mengatakan bahwa Bairuha' diserahkan kepada beliau, untuk dimanfaatkan sesuai kehendak beliau. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam menyarankan agar ia dibagikan kepada kerabatnya. Maka Abu Thalhah melakukan apa yang disarankan Nabi tersebut dan membaginya untuk kerabat dan keponakannya.(HR. al-Bukhari dan Muslim)

Nabi shallallahu ‘alihi wasallam juga bersabda,
"Bersedakah kepada orang miskin adalah sedekah (saja), sedangkan jika kepada kerabat maka ada dua (kebaikan), sedekah dan silaturrahim." (HR. Ahmad, an-Nasa'i, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Secara lebih khusus, setelah menafkahi keluarga yang menjadi tanggungan, adalah memberikan nafkah kepada dua kelompok, yaitu:

  • Anak yatim yang masih ada hubungan kerabat, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala,
    ”(Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang masih ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir.” (QS. 90:13-16)
  • Kerabat yang memendam permusuhan, sebagaimana sabda Nabi,
    "Shadaqah yang paling utama adalah kepada kerabat yang memendam permusuhan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzai, Shahihul jami')

7. Bersedekah Kepada Tetangga

Allah subhanahu wata’ala berfirman di dalam surat an-Nisa' ayat 36, di antaranya berisikan perintah agar berbuat baik kepada tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Dan Nabi juga telah bersabda memberikan wasiat kepada Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu,
"Jika engkau memasak sop maka perbanyaklah kuahnya, lalu bagilah sebagiannya kepada tetanggamu." (HR. Muslim)

8. Bersedekah Kepada Teman di Jalan Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang untuk keluarganya, dinar yang dinafkahkan seseorang untuk kendaraannya (yang digunakan) di jalan Allah dan dinar yang diinfakkan seseorang kepada temannya fi sabilillah Azza wa Jalla." (HR. Muslim)

9. Berinfak Untuk Perjuangan (Jihad) di Jalam Allah

Amat banyak firman Allah subhanahu wata’ala yang menjelaskan masalah ini, di antaranya,
“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwa pada jalan Allah.” (QS. 9:41)

Dan juga firman Allah subhanahu wata’ala,
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. 49:15)

Di dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Barang siapa mempersiapkan (membekali dan mempersenjatai) seorang yang berperang maka dia telah ikut berperang." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Namun perlu diketahui bahwa bersedekah untuk kepentingan jihad yang utama adalah dalam waktu yang memang dibutuhkan dan mendesak, sebagaimana yang terjadi pada sebagian negri kaum Muslimin. Ada pun dalam kondisi mencukupi dan kaum Muslimin dalam kemenangan maka itu juga baik akan tetapi tidak seutama dibanding kondisi yang pertama.

10. Shadaqah Jariyah

Yaitu shadaqah yang pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia. Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
"Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal; Shadaqah jariyah, ilmu yang diambil manfaat dan anak shalih yang mendoakannya." (HR. Muslim).

Di antara yang termasuk proyek shadaqah jariyah adalah pembangunan masjid, madrasah, pengadaan sarana air bersih dan proyek-proyek lain yang dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Sumber: Buletin “Ash-Shadaqah fadhailuha wa anwa’uha”, Ali bin Muhammad al-Dihami.

http://www.lazyaumil.org/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=101
 

Copyright © 2012. Mari Benahi diri - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Bamz